12 Dosen dan Tenaga Profesional UIN Saizu Lolos Pelatihan Asesor Kompetensi BNSP

12 Dosen dan Tenaga Profesional UIN Saizu Lolos Pelatihan Asesor Kompetensi BNSP
Sebanyak 12 dosen dan tenaga profesional UIN Saizu berhasil menyelesaikan Pelatihan dan Sertifikasi Asesor Kompetensi Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) UIN Saizu Purwokerto. (Istimewa)

Cendrawasihpost.com, PURWOKERTO-Sebanyak 12 dosen dan tenaga profesional UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto berhasil menyelesaikan Pelatihan dan Sertifikasi Asesor Kompetensi Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) UIN Saizu Purwokerto di Hotel Luminor Purwokerto pada Senin-Jumat (27–31/7/2026).

Direktur LSP UIN Saizu Purwokerto Miftaakhul Amri menyebutkan Sertifikasi Asesor Kompetensi ini merupakan hasil kolaborasi antara LSP UIN Saizu dengan Badan Koordinasi Sertifikasi Profesi (BKSP) Jawa Tengah. Ini menjadi langkah strategis UIN Saizu dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui peningkatan jumlah asesor kompetensi yang tersertifikasi secara nasional.

Keberhasilan para dosen dan tenaga profesional tersebut menjadi langkah strategis UIN Saizu dalam memperkuat implementasi pendidikan berbasis kompetensi sekaligus mendukung pengembangan LSP di lingkungan kampus. Sertifikasi ini sebagai bagian dari upaya mencetak asesor kompetensi sesuai standar BNSP.

“Semoga dengan bertambahnya asesor semakin meningkat produktivitas LSP UIN Saizu Purwokerto dan menciptakan lulusan yang siap berkompetisi di dunia usaha dan dunia industri,” harapnya, Senin (3/8/2026).

Selama lima hari pelatihan, peserta mendapatkan pembekalan intensif mengenai sistem sertifikasi kompetensi nasional, mulai dari perencanaan asesmen, pelaksanaan asesmen, validasi hasil asesmen, hingga mengikuti Asesmen Calon Asesor (ACA) sebagai tahapan akhir untuk memperoleh kompetensi asesor sesuai standar BNSP.

Pelatihan ini dirancang untuk menghasilkan asesor yang mampu melaksanakan proses sertifikasi secara profesional, objektif, dan kredibel sehingga dapat mendukung percepatan sertifikasi kompetensi di lingkungan sekolah, perguruan tinggi, maupun lembaga pendidikan lainnya.

Dalam pelatihan tersebut, UIN Saizu menjadi institusi dengan jumlah peserta terbanyak. Adapun dosen dan tenaga profesional yang mengikuti pelatihan meliputi: Dr. Fajar Hardoyono, Anas Azhimi Qalban, Umi Haniati, Dr. Fajry Sub’haan Syah Sinaga, Umdah Aulia Rohmah, Rheza Ega Winastwan, Fariz Nizar, Azhar Hasna Rany, Ryan Fahmi Hikmat, Miftaakhul Amri, Yusuf Heriyanto, dan Yulia Azizah Sulaeman.

Partisipasi aktif peserta terbanyak dari Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek). Ini menunjukkan komitmen UIN Saizu dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia sebagai fondasi pengembangan sistem sertifikasi kompetensi di perguruan tinggi. Keikutsertaan para dosen dalam pelatihan ini diharapkan menjadi modal penting bagi pengembangan LSP UIN Saizu.

Suasana Pelatihan dan Sertifikasi Asesor Kompetensi Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) UIN Saizu Purwokerto di Hotel Luminor Purwokerto pada Senin-Jumat (27–31/7/2026). (Istimewa)
Suasana Pelatihan dan Sertifikasi Asesor Kompetensi Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) UIN Saizu Purwokerto di Hotel Luminor Purwokerto pada Senin-Jumat (27–31/7/2026). (Istimewa)

Dengan semakin banyaknya asesor kompetensi yang memenuhi standar nasional, proses sertifikasi bagi mahasiswa maupun sivitas akademika dapat dilaksanakan secara lebih optimal, akuntabel, dan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Selain meningkatkan kualitas layanan sertifikasi, keberadaan asesor internal juga akan mempercepat implementasi pendidikan berbasis kompetensi yang menjadi salah satu tuntutan pendidikan tinggi saat ini.

Dekan Fakultas Saintek UIN Saizu Purwokerto, Prof. Kholid Mawardi menyampaikan apresiasi kepada seluruh dosen yang telah mengikuti pelatihan hingga selesai. Menurutnya, peningkatan kompetensi asesor merupakan investasi jangka panjang dalam memperkuat budaya mutu sekaligus meningkatkan profesionalisme dosen.

“Saya mengapresiasi semangat dan komitmen para dosen Fakultas Saintek yang telah mengikuti Pelatihan Asesor Kompetensi hingga tuntas. Kegiatan ini merupakan investasi penting dalam meningkatkan profesionalisme dosen sekaligus memperkuat kapasitas Fakultas Saintek dalam mendukung penyelenggaraan sertifikasi kompetensi yang berkualitas,” jelasnya.

Pihaknya berharap, semoga ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat diimplementasikan secara optimal untuk mendukung pengembangan LSP, meningkatkan kualitas lulusan, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Fakultas Saintek, UIN Saizu Purwokerto, dan dunia pendidikan di Indonesia.

Pelatihan ini juga diikuti oleh peserta dari berbagai institusi lain, di antaranya Politeknik Negeri Semarang dan LSP Perdagangan Ritel. Kehadiran berbagai lembaga tersebut menjadi ruang kolaborasi untuk berbagi pengalaman, memperluas jejaring, sekaligus memperkuat pengembangan sistem sertifikasi kompetensi yang berkualitas di Indonesia.

Melalui diskusi dan praktik asesmen selama pelatihan, para peserta memperoleh pengalaman yang dapat diterapkan dalam penyelenggaraan sertifikasi kompetensi di institusi masing-masing.

Keberhasilan dosen dan tenaga profesional UIN Saizu mengikuti Pelatihan Asesor Kompetensi semakin mempertegas komitmen universitas dalam meningkatkan kualitas pendidikan berbasis kompetensi.

Dengan bertambahnya asesor yang kompeten, UIN Saizu diharapkan mampu menghadirkan proses sertifikasi yang lebih kredibel, selaras dengan standar nasional BNSP, serta mendukung lahirnya lulusan yang memiliki kompetensi terukur dan berdaya saing tinggi di dunia kerja.

Langkah ini juga menjadi bagian dari strategi UIN Saizu dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia, memperluas layanan sertifikasi profesi, serta menjawab kebutuhan dunia industri terhadap lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki pengakuan kompetensi yang diakui secara nasional. (NA)

Leave a Reply