Cendrawasihpost.com, BOYOLALI — Komunitas sepeda motor klasik Bikers Brotherhood Motorcycle Club (BBMC) Central Java menggelar khitan massal gratis bagi 53 anak di RSU Hidayah Boyolali, Minggu (21/6/2026). Kegiatan sosial tersebut diselenggarakan bekerja sama dengan RSU Hidayah Boyolali dan Polres Boyolali.
Sejak pagi, puluhan anak bersama orang tua mereka memadati area rumah sakit untuk mengikuti kegiatan khitan massal. Setelah menjalani prosedur khitan, para peserta terlihat keluar dari ruang tindakan dengan mengenakan sarung dan membawa bingkisan yang telah disiapkan panitia.
Vice President BBMC Central Java, Agung Yudhanto, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari peringatan hari ulang tahun ke-38 BBMC. Awalnya panitia hanya menyediakan kuota untuk 50 peserta, tetapi tingginya antusiasme masyarakat membuat jumlah peserta bertambah menjadi 53 anak.
“Ada beberapa pendaftar lain, tetapi karena keterbatasan waktu dan tim medis, kami hanya bisa melayani 53 peserta,” ujar Agung kepada wartawan, Minggu.
Menurut dia, mayoritas peserta berasal dari Kecamatan Mojosongo. Namun, kegiatan tersebut juga diikuti anak-anak dari sejumlah wilayah lain seperti Cepogo, Sawit, Musuk, dan kecamatan sekitarnya.
Agung menjelaskan khitan massal dipilih sebagai bentuk kepedulian sosial komunitas terhadap masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu yang membutuhkan bantuan untuk biaya khitan anak.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian rekan-rekan bikers terhadap anak-anak dari keluarga kurang mampu. Kebetulan kegiatan ini juga didukung RSU Hidayah dan salah satu anggota kami merupakan dokter yang bertugas di sini,” katanya.
Menurut Agung, biaya khitan masih menjadi beban bagi sebagian masyarakat di tengah kondisi ekonomi saat ini. Karena itu, BBMC berinisiatif menghadirkan layanan khitan gratis agar dapat membantu keluarga yang membutuhkan.
Pelaksanaan kegiatan sengaja dipilih saat masa libur sekolah agar anak-anak memiliki waktu yang cukup untuk beristirahat dan menjalani masa pemulihan setelah khitan.
Selain mendapatkan layanan khitan gratis, para peserta juga menerima bingkisan berupa sarung, alat tulis, buku, makanan ringan, serta uang saku.
Agung menambahkan kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari kolaborasi dengan Polres Boyolali dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara dan HUT RSU Hidayah Boyolali.
“Ini merupakan bentuk sinergi antara masyarakat, rumah sakit, BBMC, kepolisian, Forkopimda, dan Forkopimca. Selain khitan massal, dua pekan mendatang peserta juga akan mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis,” ujarnya.
Sementara itu, El Presidente BBMC, Jhoni Be Good, menegaskan komunitas motor tidak hanya berfokus pada kegiatan otomotif, tetapi juga berupaya memberikan manfaat bagi masyarakat melalui berbagai aksi sosial.
“Kami bukan hanya motor-motoran, tetapi juga berusaha melaksanakan kegiatan yang semoga bermanfaat bagi keluarga dan masyarakat,” kata Jhoni.
Direktur RSU Hidayah Boyolali, Ida Wulandari, mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara rumah sakit, komunitas motor, dan kepolisian dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.
“Kolaborasi ini menunjukkan bahwa komunitas BBMC tidak hanya memiliki solidaritas di jalan, tetapi juga kepedulian terhadap masyarakat. Kami juga berterima kasih kepada Polres Boyolali yang turut mendukung kegiatan ini,” ujar Ida.
Ia menjelaskan khitan massal sebenarnya telah menjadi agenda rutin peringatan hari ulang tahun RSU Hidayah yang diperingati setiap 23 September. Pada 2026, rumah sakit tersebut memasuki usia ke-15 tahun.
Salah seorang peserta, Musa Taufiq, 9, warga Kecamatan Sawit, mengaku senang bisa mengikuti khitan massal gratis tersebut. Meski sempat merasa takut sebelum menjalani tindakan, ia akhirnya berani karena didampingi ibunya.
“Sudah selesai dan aman-aman saja. Saya berani karena bersama ibu. Dapat bingkisan juga, jadi senang,” ujar Musa.

Leave a Reply