Cendrawasihpost.com, JAKARTA – Presiden Amerika Serikat Donald Trump sesumbar akan memusnahkan Iran jika tuntutan untuk membuka lalu lintas di Selat Hormuz tak segera dilakukan.
Pernyataan itu dikeluarkan Trump melalui platform Truth Social pada Selasa (7/4/2026). Trump menyatakan bahwa kehancuran tersebut bisa terjadi dalam waktu dekat, meskipun ia mengaku tidak menginginkannya.
“Seluruh peradaban bisa hilang malam ini dan tidak akan pernah kembali lagi,” tulis Trump seperti dilansir Antara.
Namun demikian, ia menambahkan bahwa kepemimpinan Iran masih memiliki kesempatan untuk mencegah skenario tersebut.
Sebelumnya pada 30 Maret 2026, Trump menyatakan bahwa Amerika Serikat akan “menghancurkan sepenuhnya” pembangkit listrik, ladang minyak, Pulau Kharg, serta fasilitas desalinasi Iran jika tidak tercapai kesepakatan damai dan Selat Hormuz tidak dibuka kembali.
Ia juga memperingatkan kemungkinan aksi yang disebutnya sebagai “hari penghancuran pembangkit listrik dan jembatan” pada 7 April jika Teheran tetap menutup jalur pelayaran tersebut.
Harga Minyak Naik
Harga minyak dunia naik signifikan menjelang tenggat yang ditetapkan Presiden Trump bagi Iran untuk menyetujui tuntutan Amerika Serikat dan menyepakati gencatan senjata.
Pada Selasa (7/4/2026) pukul 06.30 GMT (13.30 WIB), harga minyak Brent naik 1,5 persen menjadi sekitar 111,4 dolar AS (sekitar Rp1,95 juta) per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) meningkat 2,7 persen menjadi 115,3 dolar AS per barel.
Trump sebelumnya menyatakan jika tidak tercapai kesepakatan hingga batas waktu tersebut, pasukan AS akan melancarkan serangan luas terhadap target-target sipil di Iran.
Ia juga mengeklaim bahwa militer AS mampu “menghancurkan” seluruh negara itu dalam satu malam.
“Seluruh negara itu bisa dihancurkan dalam satu malam, dan itu bisa terjadi besok malam,” katanya kepada wartawan.
Trump menetapkan tenggat hingga Selasa pukul 20.00 EDT (Rabu 07.00 WIB) dan memperingatkan bahwa infrastruktur seperti jembatan dan pembangkit listrik di Iran akan “dihancurkan” jika tidak ada kesepakatan.
Sementara itu, militer Israel memperingatkan warga Iran untuk tidak menggunakan kereta api secara nasional pada Selasa serta menjauhi area di sekitar jalur rel.

Leave a Reply